Karena Terganggu Waktu Judi Poker Online Seorang Istri Tega Pukul Suami

Seorang pria di Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat, Indonesia, terpaksa harus menerima pertolongan medis akibat menderita cedera sangat fatal di kepala dan tubuh setelah sebelumnya sempat dihajar hingga bonyok oleh sang istri tersebut. Kejadian tersebut berawal dari teguran sang suami untuk sang istri yang merasa segan menyaksikan istrinya berjalan-jalan di setiap pelosok ruangan supaya menemukan koneksi internet pada Sabtu pekan lalu. Istri yang memang tidak diberitahukan identitasnya tersebut sedang sibuk menemukan sinyal internet yang kuat karena tengah asyik bermain game judi poker online. Si suami lalu menasehati istrinya karena waktu itu keadaan sudah larut malam, sekitar jam 22.00 waktu setempat. Tetapi sialnya, teguran tersebut justru membuat amarah si istri meledak.

Pimpinan Polisi Indramayu Wakil Komisaris Nasri Mansor menyebutkan, modus utama penyebab amarah sang istri yang meledak ialah koneksi internet yang jelek dan tidak stabil, setelah sang suami memanggil istrinya maka keduanya mulai cekcok. Selepas berdebat lumayan lama nafsu sang istri memuncak lalu berikutnya pergi keluar dan membawa gagang baja dari halaman. Wanita berusia 40 tahun tersebut balik dengan menggenggam gagang baja dan langsung tanpa berpikir menyerang suaminya pada area wajah dan leher. “Sehingga, korban menderita cedera sangat fatal di kepala dan tubuh,” jelas Nasri.

Karena Terganggu Waktu Judi Poker Online Seorang Istri Tega Pukul Suami

Mendapat pemukulan dari istrinya sendiri, sang suami tidak rela lalu memutuskan untuk mengadu ke kantor polisi esok harinya sekitar jam 11.55 waktu setempat. Nasri mengaku tidak berselang waktu panjang bawahannya segera menangkap sang istri dan langsung menjalankan tes lengkap termasuk tes psikologi juga tes obat terlarang. Hasil tes obat terlarang membuktikan sang istri terbukti positif berada dalam pengaruh obat terlarang. Deretan kepolisian juga telah menyita benda bukti 1 buah gagang logam yang digunakan sang istri menganiaya suaminya dan 1 buah handphone yang digunakan sang istri untuk berjudi poker online.

Si suami yang berusia 38 tahun berencana untuk menuntut istrinya dan berpisah dari istrinya tersebut. Si suami merasa trauma dan tidak tahu jika istrinya sanggup menghajar dirinya dan mengaku baru sekarang mengetahui sisi lain dari istrinya tersebut. Suami istri tersebut terakhir diketahui baru menikah sepuluh tahun. Suami istri yang bekerja menjadi pemulung merangkap pedagang besi itu dilaporkan telah menghasilkan 6 orang anak. Nasri menyarankan untuk setiap suami-suami diluar sana agar jangan pernah mengganggu istri yang sedang asyik berjudi.